I WAYAN SEMPURNO SATPAM PTPN VII UNIT KEDATON MEMILIKI IKATAN BATIN DENGAN KEPOLISIAN

I WAYAN SEMPURNO SATPAM PTPN VII UNIT KEDATON MEMILIKI IKATAN BATIN DENGAN KEPOLISIAN

sipronews.com Sebagian masyarakat masih memandang tugas Satuan Pengamanan atau Satpam hanya sebagai penjaga keamanan atau buruh sebuah fasilitas semata, namun saat ditelusuri lebih dalam tugas satpam jauh lebih mulia dari yang tampak dipermukaan dan penuh risiko.

"Satpam juga melaksanakan tugas kepolisian, karakteristik satpam adalah mengemban tugas kepolisian terbatas," kata I Wayan Sempurno Satpam PTPN VII Unit Kedaton.

I Wayan menjelaskan kerja sama yang sangat baik antara keduanya sangat kuat. Ada dua landasan hukum bagi para Satpam dalam melaksanakan tugasnya, yakni Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang No.2 tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia. Dalam Pasal 2 disebutkan "Fungsi kepolisian adalah salah satu fungsi pemerintahan negara di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat".

Sedangkan Pasal 3 disebutkan: "Pengemban fungsi kepolisian adalah Kepolisian Negara Republik Indonesia yang dibantu oleh kepolisian khusus, penyidik pegawai negeri sipil dan/atau pengamanan swakarsa di mana bentuk PAM Swakarsa di dalamnya adalah anggota Satpam".

Kepolisian Republik Indonesia telah menerbitkan Peraturan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa yang salah satu poinnya adalah mengatur tentang warna seragam Satpam.
I Wayan mengatakan seragam Satpam baru yang dibagikan dimaksudkan untuk menjalin kedekatan emosional antara institusi Polri dengan Satpam.
"Kemudian menumbuhkan kebanggaan Satpam sebagai pengemban fungsi Kepolisian terbatas," kata Wayan.

Seragam baru ini juga bertujuan memuliakan profesi Satpam dan menambah penggelaran fungsi Kepolisian di tengah-tengah masyarakat. Warna coklat dipilih sebagai warna seragam baru satpam karena coklat merupakan warna alami.
"Coklat merupakan warna netral yang melambangkan kebersahajaan, pondasi, stabilitas, kehangatan, rasa aman dan nyaman serta rasa percaya, keanggunan, ketabahan dan kejujuran," katanya.

Terkait perubahan warna seragam wayan menjelaskan ada filosofi yang terkandung dalam pemilihan warna seragam tersebut. Pertama, memuliakan profesi Satpam karena tugasnya penuh risiko yang dalam pelaksanaannya seorang Satpam bisa melaksanakan tugas yang melampaui tugas pokoknya. Kedua, meningkatkan kesejahteraan satpam dan tidak lagi bersifat alih daya.
"Berikutnya adalah bagaimana menjadikan satpam sebuah profesi, tidak ada lagi outsourcing, tugas satpam ini sangat mulia, sehingga Satpam bisa lebih terangkat harkat dan martabatnya," tuturnya..

Satpam ini juga bagian dari polisi, sebagaimana di UU No 2 tahun 2002 di Pasal 3 disebutkan: pengemban tugas kepolisian adalah Polri, yang dibantu Polsus, PPNS dan Pam Swakarsa. Salah satu bentuk Pam Swakarsa ini adalah Satpam," tuturnya.