KPK memfasilitasi Kejati Sulteng tangkap DPO kasus korupsi

KPK memfasilitasi Kejati Sulteng tangkap DPO kasus korupsi

SIPronews.com Jakarta - KPK memfasilitasi penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam penangkapan buronan kasus korupsi pekerjaan penggantian Jembatan Torate CS di Sulteng dengan anggaran sebesar Rp 14,9 miliar. Tersangka Christian Andi Pelang (CAP) dicokok di restoran kawasan Senayan, Jakarta.

"Satuan Tugas Korsup Wilayah IV KPK bekerja sama dengan Kejati DKI Jakarta dan Kejari Jakarta Pusat memfasilitasi penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah pada kegiatan penangkapan DPO atas nama tersangka CAP. DPO atas nama CAP ditangkap di sebuah restoran di daerah Senayan," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (24/3/2021).

Christian ditangkap tim gabungan pada Rabu (24/3) sekitar pukul 13.30 WIB. Setelah dilakukan penangkapan, tersangka dibawa ke Kejari Jakarta Pusat untuk diperiksa awal dan selanjutnya diterbangkan ke Palu, Sulteng.

Ali mengatakan Christian merupakan pihak swasta penyedia barang atau jasa. Tersangka diduga terlibat korupsi proyek jembatan senilai Rp 14,9 miliar.

"CAP merupakan pihak swasta penyedia barang/jasa, merupakan tersangka perkara korupsi Dugaan Tipikor Pekerjaan Penggantian Jembatan Torate CS dengan anggaran sebesar Rp 14,9 miliar," ujarnya.

Christian ditetapkan sebagai tersangka sejak 2019 dan dinyatakan buron Juni 2019 setelah beberapa kali dipanggil sebagai tersangka namun tidak datang. KPK menerima permintaan fasilitasi pencarian DPO sejak Juni 2020 dari Kejati Sulteng.

Ali menyatakan penangkapan buronan ini merupakan bentuk sinergi antara KPK, Kejaksaan, dan Kepolisian. Hal ini menguatkan pemerintah dalam upaya pemberantasan korupsi.

"Penangkapan CAP merupakan bentuk sinergi antara KPK, Kejaksaan, dan polisi dalam penegakan hukum tindak pidana korupsi. Kerja sama seperti ini sangat dibutuhkan dalam upaya pemberantasan korupsi, termasuk pencarian DPO dari kasus yang ditangani KPK, Polri, atau Kejaksaan," ucapnya.

(run/mae)