Obrolan Sinergi Agribisnis, Industri, Kearipan lokal dan teknologi(OSAIKI) antara ASDEP Agribisnis KEMENKO Perekonomian RI dan DIRUT BUMD Pesawaran.

Obrolan Sinergi Agribisnis, Industri, Kearipan lokal dan teknologi(OSAIKI) antara ASDEP Agribisnis KEMENKO Perekonomian RI dan DIRUT BUMD Pesawaran.

SIPronews.com Asisten Deputi(ASDEP) Agribisnis Hortikultura KEMENKO Perekonomian RI, RR.Yuli Sri Wilanti,MP undang Direktur Utama(DIRUT) Perusahaan Perseroan Daerah (PERSERODA) PT.Aneka Usaha Laba Jaya Utama - BUMD pesawaran Ahmad Muslimin,SE ke PT.GGP di terbanggi - Kabupaten Lampung tengah yang sedang melaksanakan kegiatan share value coorporate.

Setelah makan siang bersama, ASDEP Agribisnis Hortikultura KEMENKO Perekonomian RI ibu yuli mengajak DIRUT BUMD Pesawaran berdiskusi tentang komoditi coklat yang telah memiliki hilirisasi industri pengolahan coklat di HORTIPARK, Padi di produksi jadi beras kualitas medium dan premium Andan jejama dan kapulaga yang di hasilkan dari program Kapulaga Organik Makmurkan Petani indonesian(KOMPI) sehingga 3(tiga) komoditi tersebut jadi Core bisnis BUMD pesawaran.
Setelah persoalannya di kemukakan oleh DIRUT BUMD Pesawaran, maka ASDEP Agribisnis Hortikultura KEMENKO Perekonomian RI ibu Yuli akan membukakan kran pasarnya di mulai dengan pemasaran Produk coklat dan kapulaga kering baik di dalam negri maupun luar negri. Diskusi ini di lakukan oleh ibu Yuli Alumnus FEB UGM fakultas Manajemen Sumber Daya Perikanan angkatan 1997, Adalah Bagian dari upaya pemerintah dalam melakukan kolaborasi dengan seluruh BUMN, BUMD serta pelaku usaha dari hulu hingga hilir. Dan kehadiran pemerintah pada sektor komoditi Pangan dan Agribisnis., Secara teknis adalah melakukan monitoring pola tanam, Produksi dan harga pangan, termasuk memastikan modal bagi petani.

ASDEP Agribisnis Hortikultura KEMENKO Perekonomian RI ke Lampung pada hari Kamis,25/3/2021 setelah pada hari Rabu,24/3/2021 selesai melaksanakan kegiatan penanaman perdana program kemitraan closed loop komoditas hortikultura di desa selawi, kecamatan Sukaraja, kabupaten Sukabumi. Program ini untuk membangun ekosistem rantai pasok dan rantai nilai dari hulu s/d hilir yang terintegrasi dan bersifat end to end model.
Dan petani di ajarkan budidaya sesuai good agriculture practices dengan memperhatikan pola tanam, pola panen, penanganan pasca panen hingga distribusi dan pemasaran untuk menghasilkan produk berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
Di sisi lain komoditas hortikultura masih sering menghadapi persoalan Miss match antara produksi dan pemasaran yang terjadi karena adanya time lag yang cukup panjang Antara waktu penanaman dengan saat produk di konsumsi. Degan begitu petani belum dapat memenuhi keinginan pasar. Akibatnya, baik petani maupun konsumen sering menghadapi ketidak pastian pasokan dan harga.
Dalam hal ini pemerintah memastikan akan terus mendukung berbagai inisiatif sinergi dan kolaboratif seperti inklusif closed loop yang melibatkan petani, koperasi, perbankan, hingga offteker yang di harapkan menjadi lesson - learned bagi petani hortikultura.

Adapun 6(enam) program strategis KEMENKO Perekonomian RI adalah, Sbb:
1.Pemulihan Ekonomi Nasional.
2.Menjaga Ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pangan(termasuk untuk ketersediaan lahan/food estate).
3.Menjaga dan meningkatkan kinerja industri dan perdagangan (salah satunya mengurangi hambatan perdagangan bilateral).
4.Meningkatkan efesiensi dan kinerja BUMN.
5.Memperkuat ekonomi bagi UMKM(antara lain dengan subsidi bunga KUR).
6.Mengawal pembahasan RUU cipta lapangan kerja.

Selanjutnya jajaran KEMENKO Perekonomian RI menerapkan kebijakan dan program secara cepat dan tepat sehingga pertumbuhan ekonomi bisa rebound.

Pesawaran kabupaten pusaka, Bumi Andan jejama.