Subsidi Migrasi TV Analog Ke Digital

Subsidi  Migrasi TV Analog Ke Digital
Menteri Kominfo ,johnny g plate

Undang-undang atau UU Omnibus Law Cipta Kerja mengatur tentang migrasi televisi (TV) dari analog ke digital, yang dikenal dengan Analog Switch Off (ASO) dalam dua tahun. Kementerian Komunikasi dan Informatika (@kemenkominfo) berencana menyediakan 6,7 juta alat penerima siaran atau set top box bagi masyarakat kurang mampu.

Menteri Kominfo @johnnyplate mengatakan, alat itu disediakan karena banyak masyarakat yang menggunakan perangkat penerima siaran TV analog. Saat ini  pemerintah mendorong televisi agar beralih ke digital dalam dua tahun ke depan ini.

Oleh karena itu, pemerintah saat ini berencana membantu warga kurang mampu untuk mendapatkan alat tersebut secara bertahap. "Perlu kebijakan fasilitasi masyarakat tidak mampu berupa set top box," kata Johnny saat konferensi pers terkait RUU Cipta Kerja, Selasa (6/10).

Jumlah penerima bantuan mengacu pada data keluarga kurang mampu dari Badan Pusat Statistik (@bps_statistics). Kemenkominfo telah menghitung harga satu alat Rp 100 ribu, sehingga diperlukan dana  Rp 670 miliar untuk membantu warga miskin.

Dalam UU Omnibus Law Cipta Kerja, migrasi TV analog ke digital paling lambat dua tahun sejak berlakunya aturan. "Penetapan ASO paling lambat pada 2022," kata Johnny. Selanjutnya, pemerintah mengatur akan ketentuan teknis migrasi melalui Peraturan Pemerintah (PP).